LPP——-Kader IPNU IPPNU harus menjadi pemuda progresif dengan semangat muda dan berani untuk berpikir “mendobrak”, bukan malah menjadi pemuda dengan semangat tua yang takut mengambil risiko.

Pesan pembuka ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih, Emil Elistianto Dardak dalam orasi ilmiahnya pada acara Pelantikan Pengurus  Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Tulungagung masa Khidmat 2018-2020.

Prosesi pelantikan pengurus yang dihelat pada Ahad pagi (11/11/2018) di Aula PCNU Kabupaten Tulungagung ini mengusung tema “Inovasi dan Kolaborasi Menuju Pelajar Multidimensi”. Tema besar ini begitu relevan dengan kebutuhan pelajar hari ini sebagaimana diamini oleh Emil.

Saya beneran bangga karena tema yang dipilih hari ini adalah multidimensi tadi. Semua orasi ilmiah saya di mana-mana, saya juga sedang menekankan itu, karena itu yang sedang dibahas oleh semua pakar yang ada di seluruh dunia,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah para audien.

Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih yang juga pernah menjadi ketua PCINU Jepang ini menegaskan bahwa di era saat ini kita tidak bisa survive jika kita hanya menjadi mesin, tetapi kita harus lebih dari itu. Artinya, kita harus mampu menerjemahkan kemampuan berpikir sosial dalam kerangka logika yang berbasis IPTEK.

Emil yang disebut oleh ketua PW IPNU Jawa Timur sebagai inspirator ini menjelaskan lebih lanjut tentang apa itu Pelajar Multidimensi. Ia mengemukakan contoh-contoh konkret yang berelasi dengan hal ihwal multidimensi.

Pak Hermawan (seorang pakar) menyebut trend-nya saat ini adalah ‘omni’. Apa artinya omni?  Omni itu artinya mampu (mempunyai keahlian) lebih dari satu hal,” jelasnya.

Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih Jawa Timur yang menyelesaikan studi S3-nya di Negeri Sakura ini menekankan bahwa pelajar IPNU IPPNU harus menjadi insan multidimensi.

Bahwa siapa kita tidak dibatasi hanya dari tulisan yang tertulis di selembar ijasah kita, karena kita adalah insan yang harus multidimensi,” tegas suami artis Arumi Bachsin ini.

Turut menyaksikan pelantikan yang sakral ini, PCNU Kabupaten Tulungagung beserta banom-banomnya, Forkompimda Kabupaten Tulungagung, beberapa OKP yang ada di Kabupaten Tulungagung, Alumni PC IPNU-IPPNU Tulungagung, dan seluruh kader IPNU-IPPNU se-Kabupaten Tulungagung.(Zulfa)