Peringatan Hari Lahir yang biasa disebut dengan HARLAH merupakan peringatan yang berharga untuk dirayakan. Bahkan disetiap tahun sekali acara peringatan ini wajib untuk dilakukan untuk merefleksi sejarah berdinya IPNU maupun IPPNU. Pada kesempatan Kali ini, PC IPNU IPPNU Tulungagung yang dikemas dalam rangkaian harlah IPNU Ke-63 dan IPPNU Ke-62 mengadakan agenda “Pemilihan Arjuna IPNU dan Srikandi IPPNU Tulungagung 2017”. Acara ini di gelar pada hari minggu (19/2) bertempat di Aula PC NU Tulungagung, Peserta seluruhnya berjumlah 43 dari seluruh Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU se Kab. Tulungagung. Tema pada kegiatan ini bertajuk “Refleksi Hari Lahir Sebagai Wahana Membumikan IPNU IPPNU untuk Pelajar dan Santri”. Turut mengundang ketua Banom NU, seperti: Ketua PC Muslimat NU Tulungagung, Ketua PC Fatayat NU Tulungagung, Ketua PC GP Ansor Tulungagung. Serta mengundang beberapa ketua OKP, seperti: PMII, IPM, BKPRMI, dan lain-lain.

Di awali dengan menyanyikan lagu indonesia raya, kemudian di lanjutkan dengan Menyanyikan Mars IPNU IPPNU oleh semua Peserta Arjuna dan Srikandi. Pada sesi pertama di mulai dengan pengenalan kostum sambil ber-Catwalk untuk menuju panggung. Peserta di minta untuk mempresentasikan kostum yang mereka pakai. Arjuna mempresentasikan terlebih dahulu kemudian di lanjutkan dengan Srikandi. Juri memberikan waktu satu menit untuk setiap peserta mempresentasikan kostum. Setelah semua peserta Arjuna dan Srikandi mempresentasikan, maka di ambil 10 besar (5 Arjuna 5 Srikandi) berdasarkan nilai terbaik untuk masuk kebabak selanjutnya. Terpilihlah Arjuna; (1) Muhammad Syandi Syahrizal Adhar (2) Arya WisangTri Saputra (3) Sa’ad Ubaidillah (4) Muhammad Wildan Maulana (5) Muhammad Ungkykhul Anami Bil Ihsan dan Srikandi; (1) Dharis Salamah (2) Yauma Bahru Isnaini (3) Renny Essy Kusuma (4) Evi Retno Wahyuningtyas (5) Khurrotul Ahadiyah Isya. Peserta 10 besar diberikan pertanyaan oleh juri dan kemudian menjawabnya. Pertanyaan yang diberikan tidak jauh dari Problematika IPNU IPPNU saat ini khususnya di Tulungagung. Gambaran soal yang di tujukan ke peserta tentang : (1) Apa yang kamu lakukan? (2) Menurut kamu? (3) Apa strategimu (4) Inovasi apa?.

Pemilihan Arjuna IPNU dan Srikandi IPPNU di harapkan dapat menjadi ikon untuk mengenalkan IPNU IPPNU untuk Pelajar dan Santri di Tulungagung” tutur Moh. Luqman Hasan selaku SC dalam acara ini. Pada sesi terakhir yaitu penentuan juara favorit, kostum terbaik, pemberian gelar Arjuna IPNU dan Srikandi IPPNU. Hasilnya, Juara Favorit Arjuna diperoleh oleh Sa’ad Ubaidillah dan Juara Favorit Srikandi di peroleh oleh Reni Rusmaida, Kostum terbaik Arjuna diperoleh oleh Arya Wisang Tri Saputra dan Kostum terbaik Srikandi diperoleh oleh Sitiy Mualivah, yang terkahir yaitu gelar Arjuna diperoleh oleh Arjuna Muhammad Syandi Syahrizal Adhar dan Gelar Srikandi diperoleh oleh Yauma Bahru Isnaini.