Seperti yang tercatat dalam sejarah IPNU – IPPNU Tulungagung dari masa – kemasa yang dihimpun pada periode H. Mustofa, SE. MM dan Siti Kusnul Khotimah, S. Hi, bahwa IPNU dan IPPNU mulai resmi dan hadir secara struktural di Tulungagung adalah pada akhir tahun 50 an. Hal ini dibuktikan dengan adanya kepengurusan yang pertama dibawah kepemimpinan H. Mahfudz Harun dan Hj. Saidah Ma’i. Dengan adanya bukti sejarah tersebut, berarti Tulungagung merupakan salah satu kabupaten yang tergolong awal dalam kiprah perjuangan organisasi rintisan KH. M. Tolhah Mansoer dan Hj. Umroh Mahfudzoh pada 1954 dan 1955 itu. 
Pimpinan cabang IPNU – IPPNU Tulungagung sudah memasuki periode ke XXII tahun ini, itu berarti sudah terjadi 22 kali pergantian ketua dan banyak sekali individu – individu hebat yang pernah berproses dan berjuang didalamnya. Individu – individu yang dulu pernah menyumbangkan segala tenaga, fikiran dan waktunya demi keberlangsungan organisasi ini kini juga menjadi bagian penting dan tak terpisahkan disegala elemen yang ada di Tulungagung. Ada yang fokus di dunia pesantren dan mubaligh seperti Alm. KH. Mungin Arif atau KH. Hadi Muhammad mahfudz yang juga menjabat sebagai ketua MUI Tulungagung. Ada pula yang memilih jalur politik sebagai kiprah perjuangan beliau – beliau hari ini, sebut saja Drs. Moh. Kirom, M. Si yang beberapa tahun lalu gaung namanya sangat disanjung di tulungagung sebagai DPR atau Ir. H. Alfa Isnaini, M. Si yang hari ini menjadi tokoh nasional dan sejajar dengan Nusron Wahid karena menjabat sebagai KASATKORNAS BANSER. Dunia akademisi tak ketinggalan juga, banyak kader – kader alumnus IPNU – IPPNU Tulungagung yang berkiprah di dunia pendidikan, sebuta saja Prof. Dr. H. Achma fathoni, M. Ag. Kesuksesan beliau mencapai salah satu guru besar di IAIN Tulungagung juga berkat proses beliau di IPNU ketika masih muda. Atau Drs. H. Sukarji, M. Pd. I yang hari ini diamanahi sebagai ketua STAI Diponegoro Tulungagung serta tak ketinggalan Ibunda ketua PC Muslimat NU Dra. Hj. Miftakhurrohmah, M. Ag sebagai nahkoda MAN 2 Tulungagung. PC IPNU Tulungagung juga turut menyumbangkan alumninya di pucuk pimpinan ormas dan OKP, sebut saja H. Mustofa, SE. MM yang hari ini menjadi ketua DPD KNPI tulungagaung atau sahabat Sahrul Munir, SE yang menjabat sebagai ketua PC GP Ansor. Masih banyak lagi alumni – alumni yang hari ini mempunyai kiprah cemerlang di lini — lini yang beliau – beliau tempati. 

Keberhasilan yang beliau – beliau peroleh ini tentunya tidak terlepas dari bagaimana dulu berproses secara matang. Jika dibandingkan kondisi hari ini dengan dulu saat beliau – beliau ini berkiprah di IPNU dan IPPNU tentu sangat jauh sekali. Mulai dari akses informasi, alat komunikasi, alat transportasi dan belum lagi kondisi akhir masa orde lama dan masa sulit orde baru, dimana ada larangan masuknya organisasi keterpelajaran di sekolah. Hal ini seharusnya dijadikan refleksi dan instropeksi oleh kepengurusan hari ini. Bahwa tekad dan niat yang ikhlas dalam berjuang akan menjadikan kita sebagai manusia – manusia yang bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.*

*Abdul Kholiq Fauzi, Wakil Ketua Kaderisasi PC IPNU Tulungagung