Lembaga Pers dan Penerbitan (LPP) PC IPNU IPPNU Tulungagung ajak para peserta Perkampungan Pelajar Muslim (P2M) PAC IPNU IPPNU Ngunut perangi hoaks dengan memproduksi counter wacana dan aktif di media sosial.
.
“Kita merupakan musuh alami bagi hoaks dan konten negatif yang bertebaran di media sosial dewasa ini. Kita dapat meng-counter-nya dengan konten-konten positif,” tutur salah satu anggota LPP, Zulfa Djulfikri saat menyampaikan materi Jurnalistik dan Medsos, Selasa (28/05/2019).
.
Menurut anggota Pers PC IPNU Tulungagung yang juga ketua PAC IPNU Bandung ini, pelajar NU itu penting untuk mempelajari jurnalistik dan medsos guna menyiarkan kegiatan-kegiatan positif yang selama ini sudah sering dilaksanakan oleh IPNU IPPNU.
.
Di tengah-tengah penyampaian materi, pemateri mengajak para peserta untuk praktik menulis berita. Jenis berita yang ditulis adalah yang paling dasar, yakni straight news (berita langsung). Para peserta P2M yang terdiri dari delegasi Pimpinan Ranting dan beberapa sekolah formal ini diajak untuk menulis berita tentang kegiatan P2M yang tengah mereka ikuti.
.
Di akhir sesi materi, pemateri mengajak para peserta P2M yang diadakan di Madrasah Diniyah Miftahul Ulum Pandansari, Ngunut itu untuk senantiasa membiasakan aktivitas menulis dan membaca.
.
“Menulis dan membaca layaknya dua mata koin. Keduanya tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Selain itu, kita harus membiasakan kegiatan menulis semacam ini. Sebab, layaknya pisau yang jika semakin diasah akan semakin tajam, skill menulis juga akan semakin mumpuni jika selalu dibiasakan,” pesannya.(Zlf)