Silaturrahim Antar Para Anggota atau biasa disingkat dengan SAPA adalah rutinan satu bulan sekali yang diadakan oleh Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Boyolangu. Rutinan yang dikemas seperti rutinan FORSHA di Pimpinan Anak Cabang di wilayah timur ini digagas oleh Pimpinan Anak Cabang Boyolangu di masa khidmat 2003 – 2005 atau dimasa kepemimpinan Rekan Yusuf dan Rekanita Rina Dewi. Rutinan yang dikemas dengan agenda Pimpinan Ranting ini menjadi solusi untuk menghimpun pelajar NU di wilayah Boyolangu.
  Agenda yang kembali berjalan di masa khidmat 2014 – 2016 ini juga masih berjalan di masa khidmat 2016 – 2018 yang hari ini dipimpin oleh Rekan Tri Abdul Rohman dan Rekanita Tutut. SAPA yang ke dua dikepemimnan Rekan Rohman dan Rekanita Tutut ini diselenggarakan bersama Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Kandenan masa khidmat 2016 – 2018. Agenda ini bertempat di Balai Desa Karangrejo dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan Ranting se Anak Cabang Boyolangu. 

Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Kandenan merupakan salah tonggak awal berdirinya IPNU IPPNU di Kecamatan Boyolangu. Hal ini terbukti banyak nama nama dari IPNU maupun IPPNU Kandenan yang berkiprah di Pimpinan Anak Cabang Boyolangu dan Pimpinan Cabang Tulungagung, sebut saja Alm. H. Muhibbudin Ekak yang juga membantu Alm. KH.  Mungin Arief untuk kembali membangkitkan IPNU di Cabang Tulungagung di era 70 an atau H. Kholid yang pernah menjadi DPRD Tulungagung era 90 an. Adapula Mas Johan Suharyadi dan Mas Ivan Wahyudi yang pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang IPNU Boyolangu masa khidmat 2008 – 2010 dan 2010 – 2012. Desa Kandenan pernah menjadi tolok ukur kegiatan keagaaman di Kecamatan Boyolangu. Seperti apa yang disampaikan oleh ketua PAC IPPNU Boyolangu ( Rekanita Tutut Hidayatun Nikmah ) Kandenan pernah jaya di masanya dan pernah menjadi tulang punggung dari Pimpinan Anak Cabang Boyolangu tetapi vakum di beberapa periode dan kembali bangkit di periode ini. Hal senada juga diungkapkan oleh Bapak Ahmad Shodiq yang mewakili MWC NU Boyolangu dan kebetulan juga merangkap sebagai Ketua NU Ranting di Kandenan bahwa Kandenan mempunyai sejarah yang panjang mengenai kiprah NU dan IPNU – IPPNU di masanya.

Sementara Rekanita Suliana yang merupakan Ketua IPPNU Cabang Tulungagung setelah memberikan ucapan selamat kepada ketua IPNU – IPPNU Kandenan masa khidmat 2016 – 2018 juga berharap kegiatan SAPA ini berjalan terus dan semakin banyak yang hadir. SAPA Award yang digagas merupakan solusi yang luar biasa untuk lebih memeriahkan acara menurut perempuan asli Pucanglaban ini. Acara ini ditutup oleh mauidoh hasanah dari Bapak Romlan yang mengingatkan soal sholat jamaah di masjid lebih utama ketimbang hal hal seperti sholawatan dan aktifitas yang lain.