Tangisan Air mata Bunda

Puisi : Adi Ahmad Ipul 
Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu

Derita siang dan malam menimpa mu

tak sedetik pun menghentikan langkah mu

Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku
Seonggok Cacian selalu menghampiri mu

secerah hinaan tak perduli bagi mu

selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku

mencari harapan baru lagi bagi anak mu
Bukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesan ku

bukan gulungan uang yg kau minta dalam keberhasilan ku

bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku

tapi keinginan hati mu membahagiakan aku
Dan yang selalu kau berkata pada ku

Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu

aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku.