Memory Tahun Lalu Tatkala siluet mentari menghampiri hari.

Mata indah ini enggan menatap hari..

Tubuhkupun tak mau kalah memanjakan diri..

Namun,suara lembut itu tak mau diam membiarkanku

Tangan lemah itu ikut bergelut mengusap  dan mengecup keningku dengan hangat nan lembut.

Tubuhku yang mungil ini,perlahan memulai hari..

Dan mulai saat itu,apa yg kulakukan selalu salah dimatanya..

Selalu ada celoteh dan omelan yang menghiasi hari-hariku..

Inilah memori hari ibu tahun lalu.

Tetapi tidak lagi hari ini…

Kubuka mata menatap dunia

Dikala semua telah berubah pada waktunya.

Tak lagi ada sosok yang menempati peranmu..

Suara halus yang membangkitkan semangatku.!

Tangan lembut yang selalu menarikku tatkala hina melambaikan tangan padaku..

Tatapan lemah yang menghancurkan tembok ke-egoisanku..

Kerut pada keningmu yang meluluh lantahkan kerasnya hatiku..

Kini,senja menjadi saksi…

Umi..

Ini aku permatamu,siap memberikan apa yang kau minta diwaktu silam…

Mahkota terindah yang tak pernah terpakaikan didunia..

Dan…mahkota yg hanya dihadiahkan untuk orang tua..

Dari sekian juta penjaga kalam-Nya…

Umi…

Ini Aku satu di antaranya…!

Hanya ini yang kuhadiahkan untukmu,

Selamat hari ibu..

 

Karya Rafida (SMPIT Tahfidzil Quran)
 

~ PPP Ar Roudhoh ~