Euforia Hari Lahir (Harlah) IPNU IPPNU masih terasa di kabupaten Tulungagung. Hal ini ditandai dengan diadakannya Ngaji Budaya bersama Gus Candra Malik (Pengurus Lesbumi PBNU) kemarin malam 31 Maret 2018. Bertempat di Aula PCNU Tulungagung, kegiatan ini semakin meriah karena dihadiri oleh pelajar se-kabupaten Tulungagung. Rekan Harris Wahyu Malindo (Ketua PC) dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai generasi NU, pelajar NU sudah sewajarnya untuk turut serta menjaga tradisi, budaya, dan amaliyah An-Nahdliyah.

Hal yang menarik dalam Puncak Harlah tersebut, yakni adanya pembacaan Puisi oleh Tokoh Banom NU Tulungagung. Diantaranya Bunda Nunin dari Muslimat NU, Sahabati Nihayatus Sholihah dari Fatayat, dan Sahabat Yuzki Maksum dari GP Ansor secara bergantian.

Melihat antusiasme pelajar NU di Tulungagung yang luar biasa Gus Candra Malik mengatakan “Indonesia mustahil akan bubar, kalau IPNU IPPNU-nya saja masih sebanyak ini” semangat beliau. Dalam penyampaiannya Gus Candra memaparkan peran budaya sebagai media dakwah Islam. Selain itu, beliau juga mengajak para generasi muda NU untuk senantiasa mencintai Indonesia, beliau mengatakan “Hubbul Wathan Minal Iman. Kita tidak perlu dalil untuk mencintai Ibu kita, kita tidak perlu dalil untuk mencintai orang paling Sempurna. Kita tidak perlu dalil untuk mencintai Ibu Pertiwi kita” kata beliau menggelora. Di akhir sesi, hadirin dimanjakan dengan alunan puisi dan beberapa lagu yang dinyanyikan oleh Gus Candra Malik dengan syahdu.(ibl)