Ghiroh kaderisasi masih terasa kuat di Tulungagung pasalnya baru saja PC IPNU IPPNU Tulungagung menyelenggarakan pelatihan pengkaderan(5-8/9). Pelatihan yang bertajuk Latihan Instruktur (Latin) dan Latihan Pelatih (Latpel) ini diikuti oleh 30 peserta hasil screening yang berasal dari Tulungagung dan beberapa kabupaten lain di Jawa Timur.

“Kami mengambil 30 peserta yang telah dinyatakan lolos tahap screening. Kebanyakan adalah pelajar NU dari Tulungagung, namun ada 5 peserta yang berasal dari luar Tulungagung”. Tutur Rekan Irul selaku Steering Committe. 5 peserta dari luar Tulungagung tersebut antara lain dari Sumenep, Bojonegoro, kabupaten Blitar, dan Trenggalek.

Kegiatan ini berlokasi di Madrasah Diniyah Sabilil Muttaqin Pojok Campurdarat. Rekan Erik Al Fajar menegaskan bahwa Latin-Latpel adalah sebuah jenjang pengkaderan di IPNU IPPNU yang menitikberatkan pelatihannya pada pengembangan skill dan wawasan
tentang tata cara dan proses menfasilitasi jenjang pendidikan/pelatihan di lingkungan organisasi IPNU IPPNU berdasarkan kebutuhan kader dan organisasi. “Karena bersifat pengembangan kompetensi khusus (mengawal pelatihan). Maka,
Latin-Latpel diselenggarakan dengan orientasi utama untuk menguatkan kompetensi keinstrukturan dan kepelatihan.” Ungkap Rekan Erik selaku Ketua Panitia.

Dengan digembleng selama 4 hari panitia dan penyelenggara memiliki harapan besar untuk para alumni Latin-Latpel. “Kami berharap, semoga dengan adanya kegiatan ini, para kader-kader tersebut akan lebih memahami pentingnya kaderisasi dan pengawalan setelahnya, sehingga kaderisasi di Tulungagung akan semakin membaik kedepannya” pungkas Rekan Faridhotul Aisyah salah satu Steering Committe acara.(ibl)