LATIN LATPEL PC IPNU IPPNU Tulungagung 2026 Fokus Ajak Kader Bertumbuh dan Berdampak

pcipnuippnutulungagung.or.id – Mengusung Tema “Creating Impact: Growing for Better”, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Tulungagung sukses menggelar Latihan Instruktur (LATIN) dan Latihan Pelatih (LATPEL) 2026 guna mencetak kader yang adaptif dan berdampak. Bertempat di MI Cendekia AL Huda, Sobontoro, Boyolangu Tulungagung kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis–Minggu (14–17/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta, yang tak hanya berasal dari internal Kader Tulungagung tapi juga dari Pimpinan Cabang lain di Jawa Timur. Di antaranya berasal dari PC IPNU IPPNU Sampang, Mojokerto, Jombang, Kabupaten Malang, Kota Kediri, hingga Pasuruan.

Ketua pelaksana, M. Sholahuddin Al Ayyubi, menyampaikan bahwa LATIN-LATPEL 2026 ini bisa jadi wadah mendorong peserta untuk jadi kader yang berdampak dan memberikan kontribusi nyata.


“Peserta diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi rumah tumbuhnya (organisasi) dan menjadikan organisasi sebagai ruang perbaikan serta transformasi kaderisasi,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Ketua PC IPNU Tulungagung, Hasan Musthofa, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Selain itu, dia juga berpesan kepada peserta bahwa proses kaderisasi bukan semata soal pencapaian, melainkan bagaimana nilai dan pengalaman organisasi dapat tertanam dalam diri kader.


“Bangunlah mental pejuang, bukan mental penonton. Organisasi ini besar karena perjuangan kader terdahulu dan tugas kita hari ini adalah melanjutkan semangat tersebut,” ujarnya.


Senada dengan hal tersebut, Ketua PC IPPNU Tulungagung, Nanda Oktavia Anggraeni, menilai bahwa instruktur dan pelatih memiliki peran penting dalam menghadirkan gerakan kaderisasi yang progresif dan solutif.

“Peserta diharapkan mampu menjadi SDM yang berdampak, menjaga standar kaderisasi yang baik, serta memiliki naluri sebagai instruktur dan pelatih yang mampu menjadi problem solver dalam organisasi,” katanya.

Salah satu peserta asal PK IPNU UIN SATU Tulungagung, M. Fadhilah Ngisatus Syarif, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, LATIN-LATPEL tidak hanya menjadi ruang belajar formal, tetapi juga sarana memperluas relasi dan bertukar pengalaman antarkader.

“Kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru tentang kaderisasi yang aktif dan berdampak. Selain itu, saya juga mendapatkan relasi dan keluarga baru dari berbagai daerah,” tuturnya.

Melalui kegiatan LATIN-LATPEL 2026, PC IPNU IPPNU Tulungagung berharap dapat memperkuat kualitas kaderisasi sekaligus menyiapkan generasi muda Nahdliyin yang mampu menjawab tantangan organisasi di masa mendatang.

Reporter : M. Fakhrina Haqiqul Umam
Foto: Julio Anwar, Dwipa Wahyu Robbi Nugroho
Editor: Rekhanatul Imbadiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *