Tulungagung, pcipnu-ippnutulungagung.or.id.  Forum silaturahmi atau istilah bekennya Forsa pasti sudah tidak asing di kalangan IPNU-IPPNU. Kali ini perwakilan dari Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Tulungagung tengah mengawal kegiatan Forsa program Pimpinan Anak Cabang (PAC )IPNU-IPPNU Sumbergempol yang berada di PR Bendiljati Kulon dan tempat pelaksanaannya di Masjid Baitus Sholihin Bendiljati Kulon (24/20/2021). Forsa ini dimulai pada pukul 08.00-11.00 WIB, yang dihadiri kurang lebih 200 rekan dan rekanita se-Kecamatan Sumbergempol.

Sesuai dengan nama kegiatannya, forsa ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi anggota IPNU-IPPNU  se-Kecamatan Sumbergempol. Tali silaturahmi yang kuat akan memperkuat pula kekuatan suatu organisasi. Melihat jumlah peserta yang hadir sebegitu luar biasanya, sudah dipastikan silaturahmi IPNU-IPPNU disini memang terjaga dengan baik.

Mauidhoh Hasanah oleh K.H. Munawar Zuhri, pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Bendiljati Kulon.

Forsa ini diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat Al-Qu’an, sambutan-sambutan, mauidhoh hasanah, do’a sebagai penutup  dan iringan sholawat. Mauidhoh Hasanah disampaikan oleh K.H. Munawar Zuhri, pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Bendiljati Kulon. Beliau menjelaskan betapa sulitnya jihad pada masa Rasulullah SAW seperti pada Perang Badar. Namun ternyata jihad di masa sekarang malah lebih sulit. “Jihad yang lebih sulit daripada peperangan, yakni jihad melawan nafsu kita sendiri, hawa nafsu itu buruk, bahkan lebih buruk dari 70 syaitan,” pungkasnya.

Supported by: Tim Kreatif Lempers dan Kominfo