Sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19, PMI Tulungagung melakukan penyemprotan disinfektan di Gedung Nahdlatul Ulama Tulungagung, yang beralamatkan di Jl. Patimura Gg. II/9 RT 02 RW 02 Dsn. Pilang Desa Gedangsewu Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Gedung ini merupakan tempat yang sering digunakan untuk agenda kegiatan yang melibatkan banyak massa, hal inilah yang menjadi alasan perlunya dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Penyemprotan Disinfektan sebagai Ikhtiar kami untuk pencegahan penyebaran covid-19 ini, diharap warga masyarakat jangan panik tetap tenang dan harus selalu waspada. Untuk PMI Tulungagung saya harap untuk bisa membantu memberikan akses untuk mempermudah pembelian obat disinfektan bagi masyarakat agar bisa melakukan penyemprotan dirumahnya masing-masing “ ujar Drs. Mashuri, Wakil Bendahara PCNU Tulungagung

Sebagai salah satu upaya lain, di sebelah pintu masuk kantor PCNU Tulungagung juga di sediakan hand sanitizer, diharapkan semua orang yang akan masuk ke kantor PCNU Tulungagung untuk menggunakan hand sanitizer sebagai upaya preventif untuk pencegahan penyebaran virus ini.

Penyemprotan disinfektan juga dilakukan pada seluruh ruangan yang berada di kompleks gedung NU Tulungagung, diantaranya pada beberapa kantor Banom dan beberapa ruangan yang bersebelahan dengan kantor PCNU Tulungagung seperti : Kantor PC IPNU IPPNU, Kantor Muslimat NU beserta ruang koperasi disebelahnya, kantor Fatayat NU kantor SMK NU Tulungagung, Aula PCNU, Masjid An-Nahdliyah dan seluruh ruang kelas SMK NU Tulungaagung.

Kegiatan penyemprotan disinfektan ini dilakukan sebagai salah satu ikhtiar guna memutus mata rantai penyebarab Covid-19 yang marak mewabah, sebagaimana diketahui semakin hari makin luas dan korban semakin bertambah. “Bagaimanapun nanti hasilnya, harapan kami virus corona jangan sampai menjangkit hingga wilayah Tulungagung, dan semoga wabah ini cepat usai dan bisa beraktifitas seperti sedia kala.” Ungkap Tri Abdul Rohman, sekretaris PC IPNU Tulungagung yang ikut serta dalam kegiatan ini.

Redaktur : AIS