Tulungagung, PC IPNU-IPPNU Tulungagung- Sebagaimana ulama-ulama salaf terhadulu yang senantiasa mewariskan tradisi kepesantrenan kepada santri-santrinya. Sebegitu uniknya tradisi ini hingga menjadi ciri khas yang melekat dalam diri santri. Bukanlah hal yang mudah, memaknai setiap apa yang ada di dalamnya. Arab gundul dan kertas berwarna kuning seakan menjadi branding terkenal.

KH. Bagus Ahmadi, M.Sy., M.Pd.I tengah membaca kitab kuning

Hal ini yang melatarbelakangi Departemen Dakwah untuk senantiasa melestarikan tradisi yang sudah turun temurun ini. Bukan tanpa alasan, di tengah derasnya arus globalisasi, pelajar masa kini dihadapkan dengan banyak pilihan sekaligus tantangan. Memberikan ruang bagi mereka siapa saja yang ingin belajar tanpa mempermasalahkan perihal usia. Ngaji Kitab Kuning ini dimulai kemarin Jum’at, 1/10/2021 di Masjid An-Nahdliyyah dan akan rutin dilaksanakan setiap 2 minggu sekali.

Support by : Tim Lempers & Kominfo